Breaking News
recent

EDISI 2, BANDUNG'S SPOOKY





Pernah ke Bandung? Mungkin bagi sebagian orang yang pernah menginjakkan kaki di kota ini, ketika ditanya hal apa yang menarik dari kota berjuluk Paris van Java ini, jawabannya cenderung seragam: factory outlet, fashion dan kuliner.  Tidak salah memang, karena begitulah keadaanya. Kota Bandung adalah surga belanjanya orang-orang yang tergila-gila akan fashion. Produk yang murah dengan mutu berkwalitas tinggi. Bandung tempatnya.

Namun hal lain yang kadang abai diperhatikan oleh orang-orang bahwa Bandung, tahu ataupun belum adalah gudangnya tempat-tempat menyeramkan yang kerap menjadi perbincangan hangat orang-orang. Saking seringnya terjadi hal-hal berbau ghaib yang terjadi di kota Bandung dan sekitarnya, salah satu stasion radionya, yakni Ardan Radio, berinisiatif dan berhasil mengumpulkan kisah-kisah menyeramkan yang diramu apik lewat program nightmareside-nya. Yang lebih kerennya lagi, acara ini sengaja dilangsungkan tepat pada malam--yang dipercaya  orang sebagai malamnya para arwah—malam jumat.

Acara ini terbilang fenomenal dan berhasil. Banyak narasumber dengan ikhlas menceritakan kejadian-kejadian yang dialaminya itu. Merujuk pada hal itu, saya mencoba memaparkan beberapa tempat di seputaran Bandung yang dipercaya punya aura mistis. Dalam bahasan kali ini, saya mencoba memaparkan beberapa tempat yang dipercaya oleh masyarakat sekitar sebagai tempat paling menyeramkan, yang kadang-kadang di tempat inilah kerap ditemui penampakan-penampakan makhluk dari dunia lain. Semisal hantu.

1)      Jalan Babakan Siliwangi, dan Taman Sari
Kedua jalan ini masih berada pada posisi yang sama, terletak di sepanjang jalan yang masuk ke dalam area kampus Institut Teknologi Bandung. Berdekatan dengan Ciumbuleuit dan Cihampeles.
Bila kita berada di jalan Babakan Siliwangi, setelah melewati sebuah jembatan yang membelah sungai Cikapundung menjadi dua, maka akan tampak sebuah pohon besar, dan bila kita mampu menatapnya dalam waktu yang cukup lama, katanya akan ditemukan sebuah boneka tergantung di sana. Masyarakat sekitar mempercayai bahwa boneka tersebut adalah boneka yang pemiliknya adalah bocah kecil. Kalian tahu? Bocah cilik ini, pada tahun 1981 tewas di tempat ini karena kecelakaan. Sejak saat itu, arwah bocah ini kerap muncul di daerah ini, pun bonekanya yang kerap bergerak-gerak menggantung di atas pohon.

Perihal bonekanya yang menggantung di atas pohon, sebagian keterangan mengatakan, ketika kecelakaan itu terjadi, boneka itu terlempar ke atas, lantas menyangkut di antara ranting pohgon tersebut.

Anak itu mungkin mengikuti Anda untuk diajaknya bermain. Jadi berdoalah dan berhati-hatilah bila sedang melintas di jalan ini, pada siang shari sekalipun.

Walau masih dalam satu jalur, jalan Taman Sari yang asri—dengan rimbunan pepohonan, lain lagi ceritanya. Banyak orang yang bercerita pernah diganggu oleh makhluk-makhluk tak kasat mata di jalan ini. Bagi yang berkendara berhati-hatilah, sebab di jalan inilah kerap terjadi banyak gangguan ghaib, bahkan seorang narasumber pernah bercerita ketika pada suatu malam, dengan mengendarai sepeda motor ia diikuti sesosok makhluk di belakang boncengannya.


2)      Rumah Ambulans.
Rumah ini terletak di Jalan Bahureksa no. 15. Rumah ini dinamai demikian sebab pada beranda rumahnya, sebuah mobil ambulan teronggok dengan ditutupi oleh terpal. Rumah ini sendiri telah berubah fungsi menjadi sebuah distro.

Ambulans itu sendiri sengaja disimpan di depan rumah sebagai alibi, sebab pada kenyataanya, rumah ini adalah sebuah tempat prostitusi terselububg pada masa ini.

Tempat ini pernah dijadikan lokasi suting untuk film dengan judul yang sama. Ki Kusumo, sebagai orang pintar yang menangani hal klenik dalam pembuatan film ini pernah diganggu makhluk-makhluk pengisi tempat ini. Sebagian kru mengalami kesurupan.

3)      Institut Teknologi Bandung
Sudah menjadi rahasia umum bahwa pada hampir semua bangunan yang berada di area ITB semuanya berhantu. Banyak kejadian aneh yang kerap terjadi di antaranya, bahkan penampakan-penampakan hantu dengan berbagai macam bentuk sudah sering terjadi.

Suatu saat ada yang pernah menyaksikan hantu bermuka rata, hantu-hantu dengan berbagai bentuk, hantu perempuan berambut panjang, dan yang lainnya. Dan itu, bukan hanya isapan jempol semata.

Gedung yang berdiri sudah lama ini, didirikan pada saat pemerintahan Belanda. Kebayang kan berapa umur gedung tersebut? Sudah sangat tua. Konon, sebagian besar penampakan-penampakan sosok hantu ini erat kaitannya dengan orang-orang yang terbunuh pada zaman tersebut.

Di antara tempat-tempat yang ada di areal ITB ini, banyak penampakan. Di antara tempat itu yang sering jadi bahan perbincangan adalah:

-kolam mesin, di mana pada tahun 1998 sebuah mobil tercebur ke dalamnya. Dua orang penumpangnya dinyatakan meninggal.

-studio gambar mesin. Di tempat ini, sering terdengar meja gambar yang bergerak-gerak sendiri.

-aula Barat. Di sini banyak yang pernah melihat sesosok hantu dengan muka rata.

-PAU.  Banyak yang menceritakan bahwa di sinilah kerap disaksikan ada orang yang terjun bebas dari atas menghunjam ke bawah, dan parahnya lagi orang yang melihat bisa langsung menyaksikan hancurnya tubuh sosok ini tepat pada saat menghunjam bumi. Mengerikan.

4)      Patung H.C Verbraak di Jalan Maluku
H.C. Verbraak merupakan pastor Belanda yang bertugas di Aceh pada 1870 dan beberapa daerah lain. Konon, tepat di bawah monumen itu dibuat merupakan pusara dirinya. Ia tewas di tempat menyusul kecelakaan pesawat. Berdasarkan cerita setempat, patung berwarna hitam legam setinggi 4 meter ini bisa bergerak sendiri.
Bila kita perhatikan, sosok patung ini seperti patung pada kebanyakan, namun cerita-cerita perihal dirinya yang bisa berpindah tempat kerap menimbulkan spekulasi mistis perihal tempat ini, bahwa arwah pastur Belanda ini penasaran.

5)      Gua Pakar, Dago.
Terletak di kawasan Dago atas, kawasan gua ini menyimpan banyak misteri, dengan suasana hijau yang masih asri, dipenuhi pohon di sana sini, tempat ini cenderung terliha angker. Banyak mitos yang kerap diperbincangkan di kawasan ini, yang tidak lain adalah misteri, perihal keberadaan dua gua yang berada di sana, yaitu gua Belanda dan gua Jepang.

Gua Belanda, lebih luas dan terang dibandingkan dengan Gua Jepang, namun keduanya konon menyimpan kisah misteri yang masih belum terpecahkan hingga saat ini. Salah satunya perihal penampakan prajurit jaman Belanda dan jaman Jepang. Gua ini sendiri, yang terletak di dalam kawasan Tahura Dago Pakar adalah bekas kamp pertahanan sekaligus penyiksaan para tawanan perang, baik Jepang maupun Belanda. Banyak hal-hal di luar nalar yang kerap terjadi yang pada akhirnya berhubungan erat dengan keberadaan arwah-arawah prajurit yang terbunuh di gua ini.

Gua Belanda yang dibangun pada tahun 1918 memiliki umur yang sedikit lebih tua dibandingkan gua Jepang yang baru dibangun pada tahun 1942. Gua Jepang merupakan peninggalan Perang Dunia II. Sebagai sarana pertahanan militer di zaman Jepang pada tahun 1942-1945, terutama setelah Jepang mempertahankan diri dari kedatangan sekutu di Indonesia.

Di gua ini di temukan 18 bangunan bunker yang sebagian besar masih dalam keadaan utuh. Bentuk bunker tersebut beranekaragam, serta mempunyai fungsi yang berlainan pula, misalnya sebagai tempat pengintaian, ruang tembak, ruang pertemuan, gudang dan dapur. Ketebalan dinding rata-rata 50-70 cm , dari bahan beton bertulang, semen dan batu padas yang sudah tersedia di sekitarnya. Bunker-bunker tersebut dibangun saling berdekatan (30 m), serta dihubungkan dengan parit perlindungan yang berada di luar setinggi (1 m).

Sebagian pengunjung kerap mendengar rintihan-rintihan, bahkan teriakan yang sama sekali tanpa wujud. Itulah hal mistis yang kerap terjadi. Kita sepatutnya percaya bahwa hal ghaib itu memang ada.




Selain tempat-tempat di atas, masih banyak tempat-tempat menyeramkan di Bandung yang belum saya bahas. Mungkin untuk kesempatan kali ini, saya cukupkan sekian dulu. Untuk kurang lebihnya saya minta maaf. Salam horror!



Ditulis oleh Utep Sutiana. Dari berbagai sumber.
07 Oktober 2015
Oke Sudrajat

Oke Sudrajat

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.