Breaking News
recent

EDISI 3, TEMPAT ANGKER



                            


JIN ULAR PEREMPUAN DI BATUROMPE

Kalau dilihat sepintas, mungkin tak ada yang menarik dari gundukan bukit yang terletak di kampung Babakan Cau Desa Wanakerta-Cibatu ini, selain sebuah bukit biasa dengan deretan pohon bambu dan waru pada kebanyakannya. Selain pohon besar yang berdiri mencolok sendirian pada sisi kiri tempat ini, tak ada hal lain yang mengindikasikan bahwa tempat ini angker. Tempat ini ada penunggunya. Kerajaan ular siluman. Pohon besar ini, masyarakat menyebutnya pohon dangdeur, kerap menjadi patokan pergeseran musim. Maksudnya begini: bila daun-daun pohon dangdeur ini hijau, walaupun kemarau sedang panas-panasnya hujan akan segera tiba, pun sebaliknya.
Pohon yang berdiri kokoh ini, selain bukti simbol keangkeran tempat ini, juga sebagai penanda tempat bahwa di bawah akar-akarnya yang tertancap, sebuah gua tanah bersemayam di dalamnya. Orang-orang percaya bahwa tempat yang dinamai Baturompe ini—di atas permukaan tanah dekat lubang gua ini batu-batu besar tergeletak—berdiri kerajaan jin dengan istana yang begitu megah. Sebagian orang, dibawah pengaruh  ghaib pernah menyaksikan bahwa istana itu benar adanya.
Cerita dari mulut ke mulut pernah begitu santer, kerap banyak kejadiaan yang cukup membuat bulu kuduk yang mendengarkan berdiri meremang.
Salah satu contohnya: suatu saat seorang tukang ojek pernah mengalami kejadian yang sangat sulit untuk dipercaya, namun kejadiannya memang demikian. Suatu malam ketika ia pulang dari mengantar seorang penumpang ke tempat tujuannya, di tengah jalan ojeknya diberhentikan oleh seorang perempuan cantik dengan kerudung dan pakaian kebaya panjang. Ia meminta tukang ojek itu mengantarnya pulang. Tukang ojek itu tidak sedikit pun curiga akan keberadaan perempuan asing yang datang dengan tiba-tiba ini. Berangkatlah ia mengantar perempuan itu ke tempat yang dimaksud, Baturompe. Ia belum ngeh tempat itu padahal ia tahu nama tempat itu adalah sebuah bukit angker, mungkin ia sedang berada di bawah pengaruh ghaib perempuan jin ini. Di tengah jalan, tepat di jalan di mana bukit ini berada, tiba-tiba motornya mogok. Turunlah tukang ojek ini umtuk memastikan keadaan motornya. Betapa terkejutnya tukang ojek ini ketika menyadari bahwa perempuan di belakangnya itu sudah tidak ada. Ia berusaha menstarter motornya segera, rasa takutnya berlipat-lipat ketika menyadari tempat motornya mogok itu terletak tidak jauh dengan lokasi Baturompe yang sering didengarnya bahwa di tempat itu banyak diberitakan sering ada penampakan perempuan cantik bermata satu, yang konon katanya itu adalah penampakan jin ular perempuan yang sedang mencari jodoh.

Tentang jin perempuan bermata satu yang sedang mencari jodoh ini bukan isapan jempol semata. Berkali-kali, pemuda di sekitar tempat ini kerap kesurupan. Di bawah lokasi tempat kerajaan jin tak kasat mata ini, ada beberapa perkampungan berdiri. Kampung Babakan Cau, juga Cikarees. Anehnya, yang sering mengalami kesurupan selalu lelaki yang belum menikah. Orang-orang pintar mengetahuinya. Berbagai cara kerap mereka lakukan untuk mengusir jin ini, hasilnya selalu saja tidak berhasil. Ia kembali dan terus kembali mengganggu.

Beberapa orang malahan pernah mengalami hal yang di luar kendali pikirannya. Mereka, pada suatu ketika sedang mencari rumpun bambu untuk ditebang, tanpa sadar langkahnya seolah ada yang memandu, mendatangi tempat di mana gua ini berada. Anehnya, menurut mereka, yang ada di hadapannya bukan lagi sebuah gua. Melainkan, sebuah istana mahamegah yang bermandikan cahaya. Seorang perempuan cantik datang menghampiri. Walaupun cantik, perempuan ini ternyata memiliki kelemahan yang tidak bisa disembunyikan. Matanya. Bola mata sebelah kirinya buta. Mereka hanya bengong menyaksikan kejadian ini, hampir saja mereka menuruti ajakan perempuan itu untuk ikut masuk dengannya ke dalam istana. Untungnya, salah satu dari mereka segera sadar, lalu membaca ayat-ayat quran yang diingatnya walau dengan terbata-bata, dan tempat tersebut berbalik seperti keadaan semula.
Semenjak itu, tak ada lagi yang berani mendekat ke tempat tersebut.
Sampai sekarang, mitos tentang jin ular perempuan itu masih ada, bahkan kemarin-kemarin kejadian kesurupan oleh jin tersebut terjadi lagi. Orang yang dirasuki jin ini perilakunya tak jauh beda dengan kelakuan binatang ular seperti biasanya: lidah terulur, mendesis, kaki yang bergerak melata. Saya sendiri pernah menyaksikannya dengan mata kepala sendiri.

Sebagian orang percaya, mereka bisa kaya kalau bisa mengawini jin ular perempuan ini. Ada beberapa orang nekat yang sudah lepas imannya mencoba peruntungan. Mereka bersemedi di tempat ini. Walau jin perempuan ini ngebet kawin, namun pada kenyataannya tidak semudah itu untuk menaklukkannya. Tak ada yang pernah sekalipun berhasil.

Dalam silsilah kerajaan ular ini, konon katanya jin ular perempuan buta ini adalah anak satu-satunya yang belum menikah. Jin ini berkedudukan sebagai bungsu. Kakak-kakaknya semuanya sudah menikah.

Bukit ini, pada awal November 2015 resmi dibuka lahannya untuk keperluan proyek irigasi pemerintah. Banyak orang pintar didatangkan untuk mengusir keberadaan makhluk halus serta jin ular termasuk di dalamnya. Hasilnya, beberapa orang kesurupan. Pada salah seorang yang disusupi jasadnya oleh jin ini mengatakan bahwa jin itu marah dan tak ingin dipindahkan. Kerajaannya akan tetap berada di sana.

Walahu’alam. Mitos tentang cerita ini benar adanya. Tempat dan kejadian bukan rekayasa semata.

Ditulis oleh: Utep Sutiana, berdasarkan keterangan dari  beberapa narasumber.

Cibatu-Garut, 07 November 2015
Oke Sudrajat

Oke Sudrajat

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.