Breaking News
recent

EDISI 3, PROFIL PENULIS - LINDSAY LOV





LINDSAY LOV
Cantik-Cantik Suka Thriller
            Bisa dibilang newbie namun sudah punya karya sendiri, dialah Lindsay Lov. Si cantik yang juga aktif di grup Panchake (Penulis Cerita Horor dan Horor Komedi) yang belum lama ini novel solonya KNIFE terbit mengaku tidak terlalu suka menulis horor, tapi lebih menyukai tulisan bergenre thriller.
           
TENTANG KNIFE
            Pertama kali menulis Lindsay Lov pas kelas 2 SMP, bahkan karya pertamanya di baca oleh teman-temannya sekelas, “Iya pertama kali nulis pas kelas 2 SMP, nulisnya di buku tulis yang dibaca teman-teman sekelas,” tuturnya pada Kru majalah Panchake. Novel pertama sekaligus pengawal debutnya berjudul KNIFE. Novel ini menceritakan tentang dua murid kembar  dalam upayanya mengungkap kasus pembunuhan berantai di sebuah sekolah SMU yang korbannya hanya pada murid wanita saja. Dibumbui dengan adegan-adegan thriller dan alur yang menarik, novel ini pun bisa dibilang cukup laris di pasaran.
            PENGEN PUNYA TAMAN BACAAN
            Lindsay lov atau yang sering dipanggil Lindsay mengaku tak mempunyai motivasi khusus dalam menulis, karena sejak dulu dia memang sudah menyukai dunia menulis. Ketika ditanya cita-cita kak Linday Lov apa, dia menjawab “Pengen punya taman bacaan untuk umum, itu cita-cita saya,” tuturnya pada Majalah Panchake. Aamiin semoga terwujud yah kak Lindsay, nanti kapan-kapan kita bisa baca buku di sana, he ... he ... Gak ada ritual khusus, eh maksudnya kebiasaan khusus sebelum Kak Lindsay dalam menulis, cuman dia memilih untuk menulis moodnya lagi bagus, dia kadang juga jadi  deadliners lho, gaes. Kalau kamu deadliners  juga gak tuh, Parhan?
            Kak Lindsay ini suka banget nulis thriller, soalnya thriller itu ceritanya gak monoton, menegangkan, tapi ada kesulitannya juga sih mesti mentingin logika dan banyak riset juga sebelumnya, begitu katanya.
            Lalu siapa sih penulis favoritnya kak Lindsay? Dia suka banget sama Karl May dan Sidney Sheldon.
            STORY CLUB AND HISTORY
            Selain aktif menulis, Kak Lindsay ini juga pendiri dari grup Story Club maupun page Story Club, sebuah komunitas menulis cerita yang bisa kamu search di facebook. Awalnya dia mendirikan Story Club sebagai wadah untuk berbagi tulisan teman-teman maupun sharing ilmu kepenulisan aja. Sampai sekarang Story Club masih aktif mengadakan event-event bagi para teman-teman penulis, bahkan baru-baru ini Story Club mengadakan Event Sayembara Novelet Story Club 2015 yang berhadiah uang tunai. Wah, keren yah?
            Apa sih harapan Kak Lindsay untuk Story Club?
            “Harapannya sih simple aja, pengen melahirkan banyak penulis yang bukunya terbit dan masuk took buku aja,” begitu tutur Kak Lindsay Lov.
            Oh ya, Kak Lindsay ini mempunyai cara unik lho dalam menulis novel, “Tiap menulis aku tidak terlalu focus harus urut dari awal hingga akhir enggak. Jadi kadang kalau pas udah nulis satu bab, dapat ide untuk nulis bab selanjutnya, maka aku tulis bab selanjutnya dulu baru disatukan nantinya.” . Wah bisa dicoba tuh, Parhan, boleh aja sih nulisnya loncat-loncat asal tetep konsisten dan menyelesaikan cerita kita, jadi  loncat-loncat boleh asal selesai.
            PESAN UNTUK PARHAN
            “Tetap menulis meski hanya kamu yang membacanya.”
            3 KATA UNTUK MAJALAH PANCHAKE
            “Bacaan Penulis Keren”
            Nah Parhan, lengkap sudah sesi kenalan kita sama Kak Lindsay Lov. Tetap semangat berkarya yah buat kak Lindsay Lov dan Parhan juga. Tetap semangat untuk menyelesaikan tulisan kalian, dan jangan pernah takut untuk mencoba, sebab kamu tidak akan tahu hasilnya jika berdiam diri saja. Keep writing on, sampai jumpa minggu depan J
Oke Sudrajat

Oke Sudrajat

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.